3 Hal Yang Membuat Rubik kamu Cepet Rusak
Kalian
pasti sayang banget sama rubik kalian, sampai-sampai rubik aja dibuat temen
tidur. nggak pengen ada yang lecet, atau sampai patah. Apalagi kalo rubik
kalian rubik yang high class, seperti Gans (sayang juga kalo gue punya Gans J).
Bagi
saya seorang cuber cupu yang sudah lama, merawat rubik dengan benar itu perlu,
memberi lube membersihkan piece, mengatur tention, dan lain sebagainya. Karena
perawatan berguna untuk menambah awet usia rubik dan tentu saja untuk
meningkatkan kinerja rubik saat dimainin. Begitu juga pencegahan terhadap
hal-hal yang dapat merusak rubik, dan kalian harus tahu apa saja itu.
Mungkin untuk
pencegahan kalian bisa simpan rubik kalian di dus, kotak plastik bonus dari
beli rubik, atau beli kantong khusus buat rubik (kadang ada yang dikasih juga).
Untuk pencegahan kalian juga bisa menghindari beberapa hal dibawah ini yang
bisa merusak rubik kesayangan kalian dengan cepat. Seperti lock, stiker rusak,
atau bahkan patah/rusak pada salah satu piece. Langsung saja ini dia 3 Hal Yang
Membuat Rubik Kamu Cepet Rusak
1.
Penggunaan
Lube Yang Salah
Penggunaan lube yang
salah dapat mengakibatkan kondisi rubik yang tidak nyaman seperti keset/seret,
berat saat diputar, atau bahkan tidak bisa diputar sama sekali. Dan satu pesan
saya, JANGAN COBA-COBA MENGGUNAKAN LUBE YANG ANEH selain lube yang sudah
direkomendasikan oleh beberapa master rubik di KRI. Seperti silikon dan vitamin
rambut (elips dan makarizo).
Saya sebagai salah satu
pengguna rubik Thunderclap v2, yaitu rubik yang diberi predikat sebagai rubik
paling berisik. Memilih lube yang tepat dan aman sangat perlu. Saya pernah
bertanya tentang pengalaman menggunakan lube yang paling aneh yang pernah
mereka coba, dan jawabanya bisa saya tebak. Seperti sabun colek, pembersih
lantai, oli, vaselin, bahkan ada yang jawab T**I. Dan hasil dari percobaan
mereka rata-rata seret dan berat saat diputar.
Memang semua itu kelihatanya licin, tapi tidak
cocok untuk bahan plastik rubik. Dan satu lagi Yang paling ekstrem dan nggak
boleh dicoba, JANGAN NGELUBE PAKE LEM ALTEKO! (bisa ngelock permanen)
2.
Menyimpan
Rubik Sembarangan
Kalo kalian beli rubik
pasti kalian dapat box, entah itu kardus ataupun plastik (kecuali rubik 20
ribuan). Jangan langsung dibuang, Kalian dapat memanfaatkanya untuk menyimpan
rubik supaya tidak lecet saat disimpan didalam lemari, atau bahkan saat jatuh.
Kadang juga ada yang diberi pounch tau kantong dari bahan yang lembut, kalo
nggak ada kalian bisa beli di beberapa toko online rubik (saya nggak nyebutin,
kalo pengen disebutin kontak aja.... ;) ).
Kalian juga bisa
membeli stand buat rubik (yang bentuknya segitiga), dan harganya lebih murah.
Bisa ditaruh dimeja ruang tamu, buat hiasan dan pamer. Kalau beli yang merek
Rubik`s Cube yang dusnya besar, pasti ada bonus stand. Kalaupun beli paling
harganya cuman sepuluh ribuan.
3.
Jangan
Dibanting!
Entah kenapa, kalo kita
dapet avg jelek, DNF, flip, kalah race, diejek cupu. Dalam hati kita pengen aja
banting rubik. Dan kadang ada yang dengan mudahnya membanting rubik, tentu saja
rubiknya cepet rusak. Tidak penting kalian pake rubik apa, ngelubenya kurang
atau masih seret, tention-nya nggak pas. Semua itu bukan penyebab utamanya,
latihan, kesungguhan dan kerja keras yang membuat kalian meraih pb sempurna.
Saya punya teman, sejak
pertama dia hanya menggunakan rubik 20 ribuan (yang suka ngelock, keset, kalo
kendo dikit malah flip atau ngepop). Dan terakhir kali saya bertemu denganya
dia sudah dapat avg sub 20. Itu bukan karena rubiknya yang bagus, bukan juga
lube yang mahal. Melainkan kerja keras dan kesungguhan.
Tambahan aja, jangan
pinjemin rubik ke adek kalian yang masih kecil atau temen yang nggak tertarik
sama rubik. Pengalaman saya, beberapa rubik saya pernah rusak (bahkan permanen)
karena dipinjem orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi, hati-hati aja.....
Oke, sekian dulu artikel saya tentang 3 Hal Yang
Membuat Rubik Kamu Cepet Rusak semoga bermanfaat. Maaf bila ada salah ketik
atau eja, karena saya bukan master, saya masih cupu. Saya juga bukan penulis
profesional yang aktif, jadi jika ada yang salah saya minta para master untuk
mengoreksi.
Jangan lupa
like, follow, atau komen untuk ninggalin jejak. Tungguin juga artikel saya
selanjutnya tentang dunia rubik. Happy cubing! Indonesia!
baca juga ;
baca juga ;

Comments